GAMBARAN KUALITAS UDARA AMBIENT DI LINGKUNGAN PEMUKIMAN SEKITAR PT. PUSRI PALEMBANG TAHUN 2007

GAMBARAN KUALITAS UDARA AMBIENT DI LINGKUNGAN

PEMUKIMAN SEKITAR PT. PUSRI PALEMBANG

TAHUN 2007

  1. I. Pendahuluan

1.1 Latar Belakang

Perkembangan Kota Palembang tentunya akan memberikan dampak positif maupun negatif bagi kesehatan lingkungan penduduk di daerah perkotaan. Meningkatnya kendaraan bermotor dan bertambahnya industri, urbanisasi turut menimbulkan dampak negatif seperti adanya pencemaran udara.

Hal itu akan memberikan dampak terhadap kesehatan manusia, dimana pengaruh udara dapat terjadi secara langsung, karena proses pernapasan dan kontak anggota tubuh dengan udara. Pengaruh udara terhadap kesehatan sangat ditentukan dengan komposisi kimia, biologis, maupun fisik udara.

Dalam keadaan normal, udara terdiri dari oksigen dan nitrogen. Tetapi, aktifitas manusia dapat merubah komposisi kimiawi udara dengan meningkatnya konsentrasi  zat –  zat kimia tertentu di udara.

Banyak sekali kegiatan – kegiatan manusia yang dapat menjadi sumber bagi pencemaran udara. Salah satu contoh di Kota Palembang adalah industri pupuk PT. PUSRI Palembang yang menghasilkan pupuk urea.

Manusia selama hidupnya akan membutuhkan udara. Kualitas udara ambient akan berpengaruh terhadap kesehatan manusia, untuk itu perlu dilakukan pengendalian dalam mengurangi penemaran udara.

Kegiatan industri PT. PUSRI Palembang sangat potensial sekali dapat meningkatkan secara langsung konsenstrasi gas amoniak di udara sehingga dapat menimbulkan dampak kesehatan bagi penduduk di sekitar industri tersebut.

Mengingat adanya potensi terjadinya pencemaran udara ambient di pemukiman penduduk yang bersumber dari aktifitas industri PT. PUSRI Palembang maka Peneliti tertarik untuk mengetahui seberapa besar potensi risiko terjadinya pencemaran udara ambient di pemukiman penduduk sekitar industri PT. PUSRI Palembang tahun 2007.

1.2 Rumusan Masalah

Rumusan masalah yang diangkat pada penelitian ini adalah bagaimana kualitas udara ambient di pemukiman sekitar PT. PUSRI Palembang pada tahun 2007 ?.

1.3 Batasan Masalah

Penelitian ini dilakukan pada pemukiman penduduk di sekitar industri PT. PUSRI Palembang dalam wilayah kerja Puskesmas Sabokingking Palembang.

Penelitian ini merupakan analisis data primer yaitu data hasil uji laboratorium mengenai kualitas udara ambient di pemukiman penduduk sekitar industri PT. PUSRI Palembang sebagai pabrik pupuk urea tahun 2007.

Data di analisis dengan memakai statistik dengan menggunakan perangkat komputer dengan memakai jenis studi ekologi time trend.

Keterbatasan penelitian yang ada yaitu tidak dilakukannya penelitian terhadap faktor – faktor lain yang dapat berhubungan dengan kejadian penemaran udara di pemukiman penduduk sekitar industri PT. PUSRI karena tidak tersedianya data yang memadai. Mungkin hal tersebut dapat diteruskan oleh peneliti lain.

1.4 Tujuan Penelitian

1.4.1 Tujuan Umum

Untuk mengetahui kondisi kualitas udara ambient di pemukiman penduduk sekitar industri PT. PUSRI Palembang tahun 2007.

1.4.2 Tujuan Khusus

Untuk mengetahui konsentrasi gas amoniak (NH3), nitrogen diokasida (NO2), sulfur dioksida (SO2) dan Total Solid Partikel (TSP) di pemukiman penduduk sekitar industri PT. PUSRI Palembang.

1.5 Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan rekomendasi dalam perencanaan pengelolaan program penyehatan lingkungan.

  1. II. Metodologi Penelitian

2.1 Desain Studi

Penelitian ini merupakan penelitian obserasional tidak lengkap dengan rancangan time ecologcial study.

2.2 Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian dilakukan di pemukiman penduduk sekitar PT. PUSRI Palembang yang merupakan wilayah kerja BTKL PPM Kelas I Palembang, pada bulan Juli dan Agustus Tahun 2007.

2.3 Populasi dan Sampel

Populasi dalam penelitian ini adalah pemukiman penduduk sekitar industri PT. PUSRI Palembang dalam wilayah kerja Puskesmas Sabokingking Palembang.

Periode pengambilan sampel dilakukan sebanyak dua (2) kali yaitu pada bulan Juli dan Agustus Tahun 2007. Pengambilan sampel udara ambient dilakukan sebanyak tiga (3) kali dengan pertimbangan waktu yaitu mewakili waktu pagi, sore dan malam. Titik pengambilan sampel dilakukan pada dua (2) tempat di pemukiman penduduk dengan radius ± 1 kilometer dari cerobong pabrik PT. PUSRI Palembang. Karena jumlah populasi dapat dianalisa semua, jadi pada penelitian ini tidak dilakukan pengambilan sampel penelitian.

2.4 Analisa Data

Penganalisaan data yang dapat dilakukan dengan menampilkan visualisasi trend berdasarkan waktu dari hasil pemeriksaan kualitas udara ambient pada pemukiman penduduk sekitar industri pabrik PT. PUSRI Palembang. Hasil analisa ditampilkan dalam bentuk narasi, tabel dan grafik.

  1. III. Hasil dan Pembahasan

Menjawab pertanyaan penelitian dan tujuan penelitian maka hasil akan disajikan secara deskrifptif. Di bawah ini adalah tabel mengenai data sampel udara ambient di pemukiman penduduk sekitar PT. PUSRI Palembang Tahun 2007.

Tabel 1. Data Sampel Udara Ambient di Pemukiman Penduduk Sekitar PT. PUSRI Palembang Tahun 2007

No

Lokasi

Alamat

Titik Ordinat

1.

Titik 1 Lapangan depan rumah no. 88 Rt 01/01 Kel. Sungai Buah Kecamatan IT II S 020 58’ 24.6”

E 1040 47’ 31.8”

2.

Titik 2 Lapangan depan rumah no. 231 Rt 13/02 Kel. Sungai Buah Kecamatan IT II S 020 58’ 04.0”

E 1040 47’ 43.5”

Sumber : Data Primer

Parameter udara ambient yang diperiksa yaitu parameter meteorologi seperti suhu, kelembaban dan kecepatan angin. Sedangkan parameter kimia yang diperiksa adalah amoniak, sulfur dioksida, karbonmonoksida, nitrogen dioksida dan total solid partikel.

Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel gas dan partikel pada udara ambient di pemukiman penduduk sekitar PT. PUSRI Palembang Tahun 2007 selama dua kali periode pengambilan sampel pada dua titik sampling dapat dilihat pada lampiran 1 dan 2 (terlampir).

Sampel udara ambient termasuk dalam kategori Memenuhi Syarat (MS) menurut PerGub Sumsel No. 17 Tahun 2005 mengenai baku mutu udara ambient dan KepMenLH No. 02 Tahun 1988.

Tabel 2. Hasil Pemeriksaan Sampel Udara Ambient di Pemukiman Penduduk Sekitar PT. PUSRI Palembang

Tahun 2007 Periode I

Tanggal/Lokasi Sampling

Waktu Sampling

Hasil

23 Juli 2007 Titik 1 (Depan Rumah No. 88 Rt 01) Pagi

Sore

Malam

MS

MS

MS

Titik 2 (Depan Rumah No. 231 Rt 13) Pagi

Sore

Malam

MS

MS

MS

24 Juli 2007 Titik 1 (Depan Rumah No. 88 Rt 01) Pagi

Sore

Malam

MS

MS

MS

Titik 2 (Depan Rumah No. 231 Rt 13) Pagi

Sore

Malam

MS

MS

MS

25 Juli 2007 Titik 1 (Depan Rumah No. 88 Rt 01) Pagi

Sore

Malam

MS

MS

MS

Titik 2 (Depan Rumah No. 231 Rt 13) Pagi

Sore

Malam

MS

MS

MS

Sumber : Data Primer

Tabel 3. Hasil Pemeriksaan Sampel Udara Ambient di Pemukiman Penduduk Sekitar PT. PUSRI Palembang

Tahun 2007 Periode II

Tanggal/Lokasi Sampling

Waktu Sampling

Hasil

21 Agustus

2007

Titik 1 (Depan Rumah No. 88 Rt 01) Pagi

Sore

Malam

MS

MS

MS

Titik 2 (Depan Rumah No. 231 Rt 13) Pagi

Sore

Malam

MS

MS

MS

24 Agustus

2007

Titik 1 (Depan Rumah No. 88 Rt 01) Pagi

Sore

Malam

MS

MS

MS

Titik 2 (Depan Rumah No. 231 Rt 13) Pagi

Sore

Malam

MS

MS

MS

25 Agustus

2007

Titik 1 (Depan Rumah No. 88 Rt 01) Pagi

Sore

Malam

MS

MS

MS

Titik 2 (Depan Rumah No. 231 Rt 13) Pagi

Sore

Malam

MS

MS

MS

Sumber : Data Primer

Untuk melihat lebih jelas mengenai visualisasi konsentrasii gas dan partikel pada udara ambient di pemukiman penduduk sekitar PT. PUSRI Palembang Tahun 2007 selama 2 (dua) periode pengambilan sampel pada dua titik pengambilan sampel, dapat dilihat pada grafik di bawah ini.

  1. a. Suhu

Grafik 4. Gambaran suhu rata – rata di Pemukiman Penduduk Sekitar PT. PUSRI Palembang

Sumber : Data Primer

Bila dilihat dari grafik diatas, pada tanggal 23 – 25 Juli dan 21 – 23 Agustus 2007 terjadi fluktuasi suhu rata – rata per hari dengan suhu terendah sebesar 30,33 0C pada tanggal 21 Agustus 2007 pada titik sampling 1 yaitu depan rumah No. 88 Rt 1 dan tertinggi sebesar 31,67 0C pada tanggal 24 Juli di titik sampling 1, dan 22 – 23 Agustus 2007 pada titik sampling 2.

  1. b. Kelembaban

Grafik 5. Gambaran kelembaban rata – rata di Pemukiman Penduduk Sekitar PT. PUSRI Palembang

Sumber : Data Primer

Bila dilihat dari grafik diatas, terjadi trend penurunan kelembaban rata – rata per hari pada tanggal 23 – 25 Juli ke tanggal 21 – 23 Agustus 2007 baik pada titik sampling 1 maupun titik sampling 2, dengan kelembaban terendah sebesar 64 % RH pada tanggal 22 Agustus 2007 dan tertinggi sebesar 67,33%RH pada tanggal 24 Juli 2007.

  1. c. Kecepatan Angin

Grafik 6. Gambaran kecepatan angin rata – rata di Pemukiman Penduduk Sekitar PT. PUSRI Palembang

Sumber : Data Primer

Terjadi fluktuasi kecepatan angin rata – rata perhari pada tanggal 21 – 23 Agustus 2007 baik pada titik sampling 1 maupun titik sampling 2, dengan kecepatan angin rata – rata terendah sebesar 0,47 m/s pada tanggal 25 Juli 2007 dan tertinggi sebesar 1,07 m/s pada tanggal 21 Agustus 2007.

  1. d. Amoniak

Grafik 7. Gambaran konsentrasi gas amoniak rata – rata per hari di Pemukiman Penduduk Sekitar PT. PUSRI Palembang

Sumber : Data Primer

Terjadi trend peningkatan konsentrasi gas amoniak rata – rata per hari di udara ambient pada dua titik sampling di pemukiman penduduk sekitar PT. PUSRI Palembang pada tanggal 23 – 25 Juli ke tanggal 21 – 23 Agustus 2007 baik pada titik sampling 1 maupun titik sampling 2. Dengan konsentrasi amoniak terendah sebesar 146  µg/Nm3/24 jam pada tanggal 23 Juli 2007 di titik sampling 2 dan tertinggi sebesar 529 µg/Nm3/24 jam pada tanggal 23 Agustus 2007 di titik sampling 1. Terdapat perbedaan konsentrasi amoniak rata – rata per hari antara titik sampling 1 dan titik sampling 2.

  1. e. Sulfur Dioksida

Grafik 8. Gambaran konsentrasi gas sulfur dioksida rata – rata per hari di Pemukiman Penduduk Sekitar PT. PUSRI Palembang

Sumber : Data Primer

Terjadi trend penurunan konsentrasi gas sulfur dioksida rata – rata perhari di udara ambient pada dua titik sampling di pemukiman penduduk sekitar PT. PUSRI Palembang pada tanggal 23 – 25 Juli ke tanggal 21 – 23 Agustus 2007 baik pada titik sampling 1 maupun titik sampling 2. Dengan konsentrasi sulfur dioksida terendah sebesar 52  µg/Nm3/1 jam pada tanggal 23 Agustus 2007 pada titik sampling 2 dan tertinggi sebesar 84,33 µg/Nm3/1 jam pada tanggal 23 Agustus 2007 pada titik sampling 1. Terdapat perbedaan konsentrasi sulfur dioksida rata – rata perhari antara titik sampling 1 dan titik sampling 2.

  1. f. Karbonmonoksida

Grafik 9. Gambaran konsentrasi gas karbon monoksida rata – rata per hari di Pemukiman Penduduk Sekitar

PT. PUSRI Palembang

Sumber : Data Primer

Terjadi trend penurunan konsentrasi gas karbonmonoksida rata – rata perhari di udara ambient pada dua titik sampling di pemukiman penduduk sekitar PT. PUSRI Palembang pada tanggal 23 – 25 Juli ke tanggal 21 – 23 Agustus 2007 baik pada titik sampling 1 maupun titik sampling 2. Dengan konsentrasi karbonmonoksida terendah sebesar 3100  µg/Nm3/1 jam pada tanggal 22 Agustus 2007 pada titik sampling 2 dan tertinggi sebesar 5900 µg/Nm3/1 jam pada tanggal 23 Juli 2007 pada titik sampling 1. Terdapat perbedaan konsentrasi karbonmonoksida rata – rata perhari antara titik sampling 1 dan titik sampling 2.

  1. g. Nitrogen Dioksida

Grafik 10. Gambaran konsentrasi gas nitrogen dioksida rata – rata per hari di Pemukiman Penduduk Sekitar

PT. PUSRI Palembang

Sumber : Data Primer

Terjadi fluktuasi konsentrasi gas nitrogen dioksida rata – rata perhari di udara ambient pada dua titik sampling di pemukiman penduduk sekitar PT. PUSRI Palembang pada tanggal 23 – 25 Juli ke tanggal 21 – 23 Agustus 2007 baik pada titik sampling 1 maupun titik sampling 2. Terjadi penurunan konsentrasi nitrogen dioksida pada tanggal 23 – 25 Juli dan 21 – 23 Agustus 2007 pada titik 1 maupun titik sampling 2. Dengan konsentrasi nitrogen dioksida terendah sebesar 25 µg/Nm3/1 jam pada tanggal 23 Agustus 2007 pada titik sampling 1 dan tertinggi sebesar 53,33 µg/Nm3/1 jam pada tanggal 22 Agustus 2007 pada titik sampling 2. Terdapat perbedaan konsentrasi nitrogen dioksida rata – rata perhari antara titik sampling 1 dan titik sampling 2.

  1. h. Total Solid Partikel (TSP)

Grafik 11. Gambaran konsentrasi total solid partikel rata – rata per hari di Pemukiman Penduduk Sekitar

PT. PUSRI Palembang

Sumber : Data Primer

Terjadi fluktuasi konsentrasi TSP rata – rata perhari di udara ambient pada dua titik sampling di pemukiman penduduk sekitar PT. PUSRI Palembang pada tanggal 23 – 25 Juli ke tanggal 21 – 23 Agustus 2007 baik pada titik sampling 1 maupun titik sampling 2. Dengan konsentrasi TSP terendah sebesar 37 µg/Nm3/24 jam pada tanggal 25 Juli 2007 pada titik sampling 2 dan tertinggi sebesar 74 µg/Nm3/24 jam pada tanggal 22 Agustus 2007 pada titik sampling 1. Terdapat perbedaan konsentrasi TSP rata – rata perhari antara titik sampling 1 dan titik sampling 2.

  1. IV. Kesimpulan dan Saran

4.1 Kesimpulan

  1. Dari hasil laboratorium BTKL PPM Palembang, pada titik sampling satu dan dua, kualitas udara ambient di pemukiman penduduk sekitar PT. PUSRI pada tanggal 23 – 25 Juli 2007 dan 21 – 23 Agustus 2007 masuk dalam kategori Memenuhi Syarat (MS).
  2. Konsentrasi gas amoniak, sulfur dioksida, karbonmonoksida dan total solid partikel pada titik sampling 1 lebih tinggi dari titik sampling 2 karena disebabkan lokasi titik 1 lebih dekat dengan pabrik PT. PUSRI Palembang dibandingkan dengan titik sampling 2.
  3. Konsentrasi amoniak terendah sebesar 146 µg/Nm3/24 jam pada tanggal 23 Juli 2007 di titik sampling 2 dan tertinggi sebesar 529 µg/Nm3/24 jam pada tanggal 23 Agustus 2007 di titik sampling 1.
  4. Konsentrasi sulfur dioksida terendah sebesar 52  µg/Nm3/1 jam pada tanggal 23 Agustus 2007 pada titik sampling 2 dan tertinggi sebesar 84,33 µg/Nm3/1 jam pada tanggal 23 Agustus 2007 pada titik sampling 1.
  5. Konsentrasi karbonmonoksida terendah sebesar 3100  µg/Nm3/1 jam pada tanggal 22 Agustus 2007 pada titik sampling 2 dan tertinggi sebesar 5900 µg/Nm3/1 jam pada tanggal 23 Juli 2007 pada titik sampling 1.
  6. konsentrasi nitrogen dioksida terendah sebesar 25 µg/Nm3/1 jam pada tanggal 23 Agustus 2007 pada titik sampling 1 dan tertinggi sebesar 53,33 µg/Nm3/1 jam pada tanggal 22 Agustus 2007 pada titik sampling 2.
  7. konsentrasi TSP terendah sebesar 37 µg/Nm3/24 jam pada tanggal 25 Juli 2007 pada titik sampling 2 dan tertinggi sebesar 74 µg/Nm3/24 jam pada tanggal 22 Agustus 2007 pada titik sampling 1.

4.2 Saran

  1. Perlu dilakukan pemantauan secara rutin dan terus – menerus untuk mengetahui kondisi ambient di lingkungan pemukiman penduduk sekitar PT. PUSRI Palembang.
  2. Perlu dilakukan analisa risiko kesehatan pada penduduk di sekitar PT. PUSRI Palembang.

Daftar Pustaka

Achmadi, U.F. 2005, Managemen Penyakit Berbasis Wilayah, PT Kompas Media Nusantara, Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: